Mengenal Profesi Konsultan Pajak yang Menguntungkan Pelaku Usaha

Profesi konsultan pajak memanglah terlihat bergengsi. Hal ini lantaran tugasnya yang selalu mengurus perpajakan. Setiap orang dapat memanfaatkan tenaga profesional yang satu ini. Namun pada umumnya konsultasi tersebut dibutuhkan oleh para pelaku usaha. Apalagi para pengusaha merupakan kalangan yang wajib melaporkan pembayaran pajak usaha mereka.

Meski istilah pekerjaan tersebut familiar di telinga banyak orang. Sayangnya masih banyak yang belum mengetahui spesifikasi seorang konsultan di bidang perpajakan. Bahkan sebenarnya tenaga konsultan ini terbagi ke dalam beberapa tingkatan maupun klasifikasi. Masing-masing tingkatan konsultan mempunyai tugas yang bervariasi.

Untuk menggunakan layanan konsultasi sebaiknya pelaku usaha mengenal peran masing-masing tenaga profesional. Sehingga dapat menemukan penyedia jasa yang tepat dan sesuai kebutuhan. Bagaimana peran profesi yang satu ini dan tingkatannya? Untuk mengetahui jawabannya kami ajak Anda melihat informasi di bawah ini.

Pengertian Profesi Konsultan Pajak Profesional

Profesi konsultan erat kaitannya dengan seseorang yang memberikan nasihat. Selain itu tugasnya juga memberikan pengetahuan mengenai suatu wawasan yang dibutuhkan. Jenisnya biasanya sesuai dengan para pengguna layanan profesional tersebut. Sementara itu, pajak merupakan bentuk kontribusi wajib yang dibayar oleh perseorangan maupun perusahaan kepada negara.

Sederhananya konsultan pajak merupakan seseorang yang memiliki keahlian profesional dalam memberikan nasihat tentang perpajakan. Tujuannya agar wajib pajak dapat memenuhi tanggung jawab perpajakannya sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia. Selain itu konsultan juga mempunyai tugas membantu mengurus hitung-hitungan perpajakan yang ditanggung pelaku usaha.

Sehingga pelaku usaha lebih mudah menjalankan usaha bersamaan dengan kewajiban membayar pajak. Tenaga profesional di bidang tersebut biasanya dilengkapi dengan sertifikat sesuai tingkatan keahlian. Setiap tingkatan sertifikat keahlian tersebut mencangkup beberapa batasan layanan. Oleh sebab itu profesi konsultan tunduk pada batasan keahlian dalam sertifikat.

Batasan Tingkat Keahlian Konsultan Pajak

Terdapat tiga tingkatan batas keahlian yang dimiliki seseorang agar bisa membuka jasa konsultasi seputar pajak. Ketiganya yaitu sertifikat tingkat A, B, dan C. Masing-masing level sertifikat tersebut mempunyai batasan tersendiri. Dari klasifikasi tersebut para pengguna jasa dapat memahami tujuan mereka mendatangi konsultan yang tepat.

Sertifikat tingkat A mencerminkan layanan jasa perpajakan yang ditujukan untuk WP kalangan pribadi. Tujuannya untuk memenuhi kewajiban, tanggung jawab dan hak di bidang perpajakan. Terkecuali wajib pajak yang domisilinya berada di negara tertentu. Misalnya negara yang memiliki kesepakatan persetujuan penghindaran masalah pajak ganda di Indonesia.

Sertifikat tingkat B untuk konsultan pajak memungkinkan pemberian layanan jasa kepada WP dari kalangan orang pribadi dan badan. Tujuannya memenuhi hak dan kewajiban perpajakan. Kecuali untuk wajib pajak di dalam kategori penanaman modal asing dan bentuk usaha tetap. Pengecualian lainnya juga sama dengan tingkat A.

Di sisi lain sertifikat tingkat C dikhususkan pada pelayanan jasa konsultasi perpajakan. Keahlian tersebut dapat digunakan untuk melayani wajib pajak dari kalangan pribadi. Selain itu layanan juga bermanfaat bagi wajib pajak badan. Perannya untuk membantu WP memenuhi tanggung jawab dan hak seputar perpajakan.

Peran Profesi Konsultan Pajak Profesional

Seorang tenaga profesional di bidang konsultasi perpajakan bersertifikat memiliki peran penting. Terutama bagi kalangan yang statusnya sebagai wajib pajak. Peran yang diemban oleh seorang konsultan juga masih berhubungan dengan tugas-tugasnya. Peran pertama adalah memberikan layanan konsultasi kepada semua wajib pajak sesuai sertifikat yang dimiliki.

Dari peran pertama tersebut konsultan menguntungkan wajib pajak. Hal ini karena tidak semua WP memiliki pengetahuan yang luas tentang perpajakan. Dengan hadirnya konsultan mengurangi kesalahan interprestasi mengenai pembayaran pajak atas usaha yang dijalankan. Sehingga besaran pajak terbayar sesuai perundang-undangan perpajakan secara tepat waktu.

Perannya selanjutnya berkaitan dengan pengawasan. Konsultan berperan penting dalam perencanaan pajak yang ditanggung oleh perusahaan. Lebih dari itu tugasnya mengevaluasi beban pajak yang dibebankan perusahaan. Apalagi jika hal tersebut merugikan perusahaan. Dengan adanya konsultasi yang terarah pajak dapat diawasi sehingga tidak menimbulkan sengketa.

Konsultasi pajak pada akhirnya memang perlu dilakukan oleh para pelaku usaha. Konsultan Indonesia membantu Anda menemukan konsultan di bidang pajak bersertifikat sesuai kebutuhan. Hubungi Konsultan Indonesia lewat nomor Whatsapp 082211116200. Bersama kami kebutuhan konsultan pajak Anda terpenuhi dengan cepat dan mudah.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *